lihat dan download :
Lihat / Download
2. Presentasi Apolonius
Lihat / Download
3. Presentasi Hermawati
Lihat / Download
4. Presentasi Ranita
Lihat / Download
Tugas Kuliah ku

Since Lunascape 2.0, both Internet Explorer’s Trident and Firefox’s Gecko have been included in our browser. Sejak Lunascape 2.0, baik dari Internet Explorer dan Firefox Trident's Gecko telah dimasukkan dalam browser. With Lunascape5 Genesis, Safari’s and Chrome’s WebKit are now also included. Dengan Lunascape5 Kejadian, Safari dan Chrome's WebKit dari sekarang juga disertakan. Switch between rendering engines to avoid browser specific issues with certain web sites and optimize for speed as you see fit. Beralih antara rendering mesin khusus untuk menghindari masalah dengan browser tertentu dan mengoptimalkan situs web untuk kecepatan seperti yang Anda inginkan.

Lunascape is introducing better crash protection. Memperkenalkan Lunascape crash perlindungan yang lebih baik. In this new version of Lunascape, you do not need to terminate your browser in the case of a crash. Dalam versi baru ini Lunascape, Anda tidak perlu menghentikan browser dalam kasus yang crash. You only need to close the defective tab. Anda hanya perlu untuk menutup tab cacat. Lunascape displays the possible causes in a dialog window, which you can close when you’re ready to continue browsing. Lunascape menampilkan kemungkinan penyebabnya di jendela dialog, yang dapat Anda menutup bila Anda siap untuk melanjutkan browsing.

Lunascape offers you a useful feature to improve your browsing navigation. Lunascape menawarkan fitur yang berguna untuk memudahkan anda browsing navigasi. Just by clicking and moving your mouse you can execute common commands such as page forward and backward, close or refresh actions. Hanya dengan mengklik mouse anda bergerak dan anda dapat menjalankan perintah umum seperti halaman depan dan ke belakang, refresh atau tutup tindakan. All without using toolbars or the keyboard. Semua tanpa menggunakan keyboard atau Toolbars.

Tab browsing allows you to have multiple pages open in the same window, easily accessible in different tabs. Tab browsing memungkinkan Anda untuk memiliki beberapa halaman terbuka di jendela yang sama, dapat diakses dengan mudah dalam berbagai Tab. This way, you can switch quickly and naturally between the pages you are viewing without opening any additional windows. Dengan demikian, Anda dapat beralih dengan cepat dan alami antara halaman yang sedang Anda lihat tambahan tanpa membuka jendela. Lunascape can open up to 100 tabs! Lunascape dapat membuka hingga 100 Tabs!

Want to subscribe to a RSS feed? Ingin berlangganan ke RSS feed? Just drag-and-drop an RSS feed into your Favorites (Bookmarks) and Lunascape will automatically provide you the last news and blog events as they appear. Cukup drag-and-drop sebuah RSS feed ke Favorit (Penanda) dan Lunascape secara otomatis akan memberikan Anda terakhir blog dan berita acara seperti yang muncul. Similar to an electrical bulletin board, RSS feeds display constant news updates while you are using Lunascape. Mirip dengan listrik sebuah buletin board, menampilkan RSS feed konstan update berita selama Anda menggunakan Lunascape. Easily register new RSS feeds with only few clicks and get your favorite news live. Mudah mendaftar baru RSS feed hanya dengan beberapa klik dan mendapatkan berita favorit anda tinggal.

Lunasacpe is one of the first browsers to be fully customizable. Lunasacpe adalah salah satu browser yang akan sepenuhnya dapat diatur. Our high quality Skins can be installed very quickly and easily. Skins kami berkualitas tinggi dapat diinstal dengan cepat dan mudah. When installing a new Skin, only the appearance of the browser will change, the speed and features remain exactly the same. Ketika instalasi baru kulit, hanya tampilan pada browser akan mengubah kecepatan tetap dan fitur yang sama. Lunascape Skins Lunascape Skins
Lunascape Skins Lunascape Skins

Plug-ins permit expansion of the functionalities and features of Lunascape. Plug-in ijin perluasan dari fungsi dan fitur Lunascape. Lunascape supports both IE and Lunascape made plugins. Lunascape mendukung kedua IE dan Lunascape dibuat plugin. New plug-ins are added frequently. Baru plug-in sering ditambahkan. Plugin Center Pusat Plugin
Plugin Center Pusat Plugin

As well as RSS feeds, you can subscribe to podcasts and Lunascape brings you the latest updates in real time. Serta RSS feed, Anda dapat berlangganan ke podcast dan membawa Anda Lunascape terbaru update secara real time.

Frustrated because you lost everything you have written in a webmail or a blog after clicking the wrong button by mistake or closing your page? Anda frustasi karena kehilangan semua yang anda tulis di webmail atau blog setelah mengklik tombol yang salah atau tidak sengaja menutup halaman Anda? Lunascape Auto-saver memorizes what you have entered and automatically repopulates forms as you use them. Auto-saver Lunascape memorizes apa yang telah dimasukkan dan secara otomatis sebagai bentuk repopulates Anda menggunakannya.

In order to protect you against phishing, viruses and spyware, you can deactivate Java and ActiveX scripts while downloading. Dalam rangka untuk melindungi Anda terhadap phishing, virus dan spyware, anda dapat Nonaktifkan ActiveX dan Java script sewaktu men-download. Scripts can unfortunately also delete critical information such as encrypted login passwords, address bar history, and personal data. Sayangnya skrip juga dapat menghapus informasi penting seperti Sandi dienkripsi login, alamat, dan data pribadi. With Lunascape, it is easy to configure your security setup as you see fit. Dengan Lunascape, mudah untuk mengkonfigurasi pengaturan keamanan yang Anda inginkan.

Lunascape provides a new way to keep an eye on important information in real time., Popup News will display the last updates from RSS feeds, Favorites or Ticker information in a pop-up window on a frequency you can set. Lunascape menyediakan cara baru untuk mengawasi informasi penting secara real time., Popup Berita akan menampilkan terakhir update dari RSS feed, atau informasi Ticker Favorit di jendela pop-up pada frekuensi dapat diatur. Popup News will keep you informed even when Lunascape is minimized in the task tray. Berita popup akan menyimpan informasi Anda bahkan ketika Lunascape adalah diminimalkan dalam tugas tray.

Lunascape provides a useful tool for your Internet search. Lunascape menyediakan tool yang berguna untuk pencarian Internet. Enter words in the Search Bar, select the search engine you want to use in a pull-down list and get your results without type any URL. Masukkan kata dalam pencarian Bar, pilih mesin pencari Anda ingin menggunakan daftar tarik-bawah dan mendapatkan hasil tanpa ketik URL. You can also add your own favorite search engine easily if it is not already listed. Anda juga dapat menambahkan sendiri favorit mesin pencari dengan mudah jika belum terdaftar.
Favorites in Lunascape is automatically optimized to your web browsing stats and presents the most visited web sites at the top for you to find them more easily. Favorit di Lunascape adalah Pengoptimalan secara otomatis ke web stats dan menyajikan banyak dikunjungi situs web di atas untuk anda menemukan mereka dengan lebih mudah. You can always turn this function off if you prefer good old Favorites. Anda dapat selalu mengaktifkan fungsi ini aktif jika Anda lebih baik lama favorit.
Sebuah pertanyaan sederhana tetapi sulit dijawab. Kalau kita menganut semboyan pemenangnya adalah suara terbanyak, dapat kita lihat Tabel 1 yang dikutip dari Wireless Intelligence. Data tersebut mencakup data hingga kuartal ke-3 tahun 2005, jadi masih cukup up-to-date. Semua teknologi telpon (baik nirkabel maupun telpon kabel) dan banyaknya pengguna dapat dilihat pada tabel tersebut. Dari tabel 1 terlihat bahwa dari semua pemakai telpon di dunia ini yang berjumlah 2 miliar lebih, sekitar 2/3-nya (sejumlah 1,5 miliar lebih) menggunakan GSM. Pemakai CDMA hanya 63 juta orang. Memang masih ada variasi lain dari CDMA dan GSM (misalnya CDMA 1x EV-DO dan TDMA), tetapi tambahan angkanya juga tidak banyak mempengaruhi.
Kalau Anda ingin tahu dari pengguna telpon GSM yang mencapai 1,5 miliar lebih itu tersebar ke belahan bumi mana saja, silahkan lihat Tabel 2. Dalam tabel tersebut terlihat bahwa pemakai GSM sebagian besar ada di Asia (sebanyak 37,4%) dan Eropa (39,2%). Di Amerika dan Kanada, bahkan sangat sedikit, karena kurang dari 4%.
Hal ini tidak mengherankan, karena memang Amerika Serikat dan Kanada menggunakan teknologi CDMA untuk layanan telpon seluler mereka. Mereka pasti punya alasan yang kuat untuk memilih teknologi tersebut. Di Asia sendiri, dua negara kuatnya, Jepang dan Korea, tidak menggunakan GSM! Jangan heran bila Anda berwisata ke Jepang dan membeli ponsel di sana, tidak akan dapat dipakai di Indonesia. (Anehnya, kedua negara tersebut sangat sukses memasarkan ponsel GSM ke negara lain.) Kedua negara maju Asia ini pasti juga punya alasan mengapa tidak suka kepada GSM.
Sekarang mari kita lihat teknologi apa saja yang dimiliki masing-masing teknologi ponsel tersebut, meskipun sebenarnya tidak tepat dan memang tidak mudah memisahkan keduanya. Ada baiknya kita lihat juga sejarah perkembangan telpon -khususnya telpon seluler-di dunia ini. Anda pasti pernah mendengar teknologi 3G (dibaca ‘tri-ji’, singkatan dari third generation, atau generasi ketiga teknologi telpon seluler).
Teknologi ponsel dimulai dari 0G, 1G, 2G, 3G, dan tahun 2006 ini akan muncul teknologi 4G. Sekarang kita masih banyak menggunakan teknologi 2G.
Teknologi 0G diluncurkan pada tahun 1971 di Finlandia, yang menjadi negara pertama menjual teknologi telpon mobil (berasal dari kata mobile yang artinya ‘bergerak’. Telpon mobil bentuknya seperti pesawat komunikasi yang digunakan para tentara di medan perang. Ada kotak sebesar kopor dan pesawat telpon seperti handset untuk telpon rumah.
Hampir 10 tahun kemudian, teknologi 1G (first generation atau generasi pertama) yang mulai tanpa kabel atau nirkabel (dan sudah disebut seluler) mulai diproduksi dan dijual di beberapa negara Eropa, misalnya negara-negara Skandinavia, Rusia, Perancis, Italia, dan Jerman. Teknologi ini sering disebut teknologi NMT (Nordic Mobile Telephone), karena memang dirancang oleh negara-negara Eropa sebelah utara (hingga sekarang pun produsen ponsel terbesar di dunia masih mereka pegang). Pada teknologi 1G ini, juga mulai dikenalkan sistem AMPS di Amerika Serikat.
Juga dalam kurun waktu hampir 10 tahun, menjelang tahun 1990an, muncullah teknologi 2G (second generation atau generasi kedua). Perbedaan utama dengan teknologi 1G adalah teknologi 2G sudah menggunakan sistem digital, sedang 1G masih analog. Dengan sistem analog, pembicaraan seseorang dapat disadap dengan mudah. Pada waktu telpon AMPS mulai dipasarkan di Indonesia dulu, pembicaraan dengan telpon AMPS dapat disadap dengan pesawat radio komunikasi (rig). Dengan teknologi 2G yang sudah digital, penyadapan seperti ini tidak dimungkinkan lagi.
Teknologi 2G dapat dibagi ke dalam dua kelompok besar, yaitu TDMA (time division multiple access) dan CDMA (code division multiple access). TDMA sendiri berkembang ke dalam beberapa versi, yaitu GSM di Eropa, IDEN di Amerika, PDC di Jepang. Sedangkan CDMA berkembang pesat di AS dan Kanada. Kemampuan mencolok teknologi 2G adalah tidak hanya dapat digunakan untuk telpon, tetapi juga untuk SMS.
Teknologi 2G ada perbaikan cukup signifikan, sehingga muncullah variannya, yaitu 2.5G dan 2.75G. Varian ini tidak dibuat oleh konsorsium, tetapi sebagai strategi pemasaran oleh beberapa pabrik ponsel. Ciri khas teknologi 2.5G (generasi dua setengah) adalah teknologi GPRS (global package radio service) yang dapat digunakan untuk berkirim data dalam jumlah besar, tidak seperti SMS yang hanya dapat mengirim dan menerima alfanumerik saja.
Generasi 2.5G ini ada juga yang menamakannya dengan generasi 2.75G, karena lebih dekat dengan teknologi 3G. Teknologi 2.5G (atau 2.75G) ini, di sistem GSM disebut sistem EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution) sedang pada sistem CDMA disebut dengan CDMA 2000 1x. Keduanya memiliki kecepatan transfer data mendekati 144KB/detik.
Teknologi 2G inilah yang hari ini banyak kita gunakan, meskipun kita sudah sesekali mendengar kalau operator ponsel di Indonesia sudah menguji coba sistem 3G. Kemampuan yang dimiliki oleh generasi 3G adalah kecepatan transfer datanya yang sangat tinggi dan dalam jumlah banyak, sehingga bahkan dapat digunakan untuk aplikasi telepon video. Beberapa merek ponsel juga sudah mengeluarkan ponsel yang diberi label “3G ready”.
Saat ini, teknologi ini masih terhitung mahal, sehingga belum begitu mendapat sambutan dari pasar.
Meskipun di berbagai belahan dunia teknologi 3G belum berhasil, lain halnya di Korea Selatan dan Jepang, yang telah sedemikian maju teknologi ponselnya. Mereka sudah memiliki ponsel seukuran kartu kredit yang juga dapat digunakan untuk melihat televisi satelit. Gambarnya sudah barang tentu sangat jernih dan suaranya yahud, tidak seperti video streaming yang sering kita lihat di televisi kita untuk memantau arus lalu lintas di beberapa kota besar dan gambarnya terlihat tidak halus dan terputus-putus. Di Jepang, saat ini pengguna teknologi 2G sudah menyusut sebesar 40% dan diperkirakan tahun 2006 nanti akan semakin habis.
Teknologi 4G saat ini sudah mulai dikembangkan di beberapa negara pioner ponsel. Mereka menjanjikan kapasitas transfer data hingga sebesar 100MB/detik. Kalau janji para pembuatnya terpenuhi, kita dapat mengirim data atau film DVD hanya dalam waktu 40 detik saja (tidak sampai satu menit!).
Sebagai perbandingan, kecepatan tertinggi teknologi 2G yang kita pakai sekarang ini adalah 144KB/detik, meskipun dalam kenyataannya kita sudah beruntung kalau dapat menggunakan 5KB/ detik saja dalam mentransfer data!
Perkembangan ke dalam beberapa generasi di atas diatur oleh ITU (International Telecommunication Union) yang berkedudukan di Jenewa, Swiss. ITU bertugas mengatur penggunaan frekuensi dan teknik komunikasi di seluruh dunia. ITU didirikan pada 17 Mei 1865 di Paris dan merupakan badan di bawah naungan PBB.
Baca Selengkapnya...| Karakter | Nilai Unicode (heksadesimal) | Nilai ANSI ASCII (desimal) | Keterangan |
|---|---|---|---|
| NUL | 0000 | 0 | Null (tidak tampak) |
| SOH | 0001 | 1 | Start of heading (tidak tampak) |
| STX | 0002 | 2 | Start of text (tidak tampak) |
| ETX | 0003 | 3 | End of text (tidak tampak) |
| EOT | 0004 | 4 | End of transmission (tidak tampak) |
| ENQ | 0005 | 5 | Enquiry (tidak tampak) |
| ACK | 0006 | 6 | Acknowledge (tidak tampak) |
| BEL | 0007 | 7 | Bell (tidak tampak) |
| BS | 0008 | 8 | Menghapus satu karakter di belakang kursor (Backspace) |
| HT | 0009 | 9 | Horizontal tabulation |
| LF | 000A | 10 | Pergantian baris (Line feed) |
| VT | 000B | 11 | Tabulasi vertikal |
| FF | 000C | 12 | Pergantian baris (Form feed) |
| CR | 000D | 13 | Pergantian baris (carriage return) |
| SO | 000E | 14 | Shift out (tidak tampak) |
| SI | 000F | 15 | Shift in (tidak tampak) |
| DLE | 0010 | 16 | Data link escape (tidak tampak) |
| DC1 | 0011 | 17 | Device control 1 (tidak tampak) |
| DC2 | 0012 | 18 | Device control 2 (tidak tampak) |
| DC3 | 0013 | 19 | Device control 3 (tidak tampak) |
| DC4 | 0014 | 20 | Device control 4 (tidak tampak) |
| NAK | 0015 | 21 | Negative acknowledge (tidak tampak) |
| SYN | 0016 | 22 | Synchronous idle (tidak tampak) |
| ETB | 0017 | 23 | End of transmission block (tidak tampak) |
| CAN | 0018 | 24 | Cancel (tidak tampak) |
| EM | 0019 | 25 | End of medium (tidak tampak) |
| SUB | 001A | 26 | Substitute (tidak tampak) |
| ESC | 001B | 27 | Escape (tidak tampak) |
| FS | 001C | 28 | File separator |
| GS | 001D | 29 | Group separator |
| RS | 001E | 30 | Record separator |
| US | 001F | 31 | Unit separator |
| SP | 0020 | 32 | Spasi |
| ! | 0021 | 33 | Tanda seru (exclamation) |
| " | 0022 | 34 | Tanda kutip dua |
| # | 0023 | 35 | Tanda pagar (kres) |
| $ | 0024 | 36 | Tanda mata uang dolar |
| % | 0025 | 37 | Tanda persen |
| & | 0026 | 38 | Karakter ampersand (&) |
| ‘ | 0027 | 39 | Karakter Apostrof |
| ( | 0028 | 40 | Tanda kurung buka |
| ) | 0029 | 41 | Tanda kurung tutup |
| * | 002A | 42 | Karakter asterisk (bintang) |
| + | 002B | 43 | Tanda tambah (plus) |
| , | 002C | 44 | Karakter koma |
| - | 002D | 45 | Karakter hyphen (strip) |
| . | 002E | 46 | Tanda titik |
| / | 002F | 47 | Garis miring (slash) |
| 0 | 0030 | 48 | Angka nol |
| 1 | 0031 | 49 | Angka satu |
| 2 | 0032 | 50 | Angka dua |
| 3 | 0033 | 51 | Angka tiga |
| 4 | 0034 | 52 | Angka empat |
| 5 | 0035 | 53 | Angka lima |
| 6 | 0036 | 54 | Angka enam |
| 7 | 0037 | 55 | Angka tujuh |
| 8 | 0038 | 56 | Angka delapan |
| 9 | 0039 | 57 | Angka sembilan |
| : | 003A | 58 | Tanda titik dua |
| ; | 003B | 59 | Tanda titik koma |
| < | 003C | 60 | Tanda lebih kecil |
| = | 003D | 61 | Tanda sama dengan |
| > | 003E | 62 | Tanda lebih besar |
| ? | 003F | 63 | Tanda tanya |
| @ | 0040 | 64 | A keong (@) |
| A | 0041 | 65 | Huruf latin A kapital |
| B | 0042 | 66 | Huruf latin B kapital |
| C | 0043 | 67 | Huruf latin C kapital |
| D | 0044 | 68 | Huruf latin D kapital |
| E | 0045 | 69 | Huruf latin E kapital |
| F | 0046 | 70 | Huruf latin F kapital |
| G | 0047 | 71 | Huruf latin G kapital |
| H | 0048 | 72 | Huruf latin H kapital |
| I | 0049 | 73 | Huruf latin I kapital |
| J | 004A | 74 | Huruf latin J kapital |
| K | 004B | 75 | Huruf latin K kapital |
| L | 004C | 76 | Huruf latin L kapital |
| M | 004D | 77 | Huruf latin M kapital |
| N | 004E | 78 | Huruf latin N kapital |
| O | 004F | 79 | Huruf latin O kapital |
| P | 0050 | 80 | Huruf latin P kapital |
| Q | 0051 | 81 | Huruf latin Q kapital |
| R | 0052 | 82 | Huruf latin R kapital |
| S | 0053 | 83 | Huruf latin S kapital |
| T | 0054 | 84 | Huruf latin T kapital |
| U | 0055 | 85 | Huruf latin U kapital |
| V | 0056 | 86 | Huruf latin V kapital |
| W | 0057 | 87 | Huruf latin W kapital |
| X | 0058 | 88 | Huruf latin X kapital |
| Y | 0059 | 89 | Huruf latin Y kapital |
| Z | 005A | 90 | Huruf latin Z kapital |
| [ | 005B | 91 | Kurung siku kiri |
| \ | 005C | 92 | Garis miring terbalik (backslash) |
| ] | 005D | 93 | Kurung sikur kanan |
| ^ | 005E | 94 | Tanda pangkat |
| _ | 005F | 95 | Garis bawah (underscore) |
| ` | 0060 | 96 | Tanda petik satu |
| a | 0061 | 97 | Huruf latin a kecil |
| b | 0062 | 98 | Huruf latin b kecil |
| c | 0063 | 99 | Huruf latin c kecil |
| d | 0064 | 100 | Huruf latin d kecil |
| e | 0065 | 101 | Huruf latin e kecil |
| f | 0066 | 102 | Huruf latin f kecil f |
| g | 0067 | 103 | Huruf latin g kecil |
| h | 0068 | 104 | Huruf latin h kecil |
| i | 0069 | 105 | Huruf latin i kecil |
| j | 006A | 106 | Huruf latin j kecil |
| k | 006B | 107 | Huruf latin k kecil |
| l | 006C | 108 | Huruf latin l kecil |
| m | 006D | 109 | Huruf latin m kecil |
| n | 006E | 110 | Huruf latin n kecil |
| o | 006F | 111 | Huruf latin o kecil |
| p | 0070 | 112 | Huruf latin p kecil |
| q | 0071 | 113 | Huruf latin q kecil |
| r | 0072 | 114 | Huruf latin r kecil |
| s | 0073 | 115 | Huruf latin s kecil |
| t | 0074 | 116 | Huruf latin t kecil |
| u | 0075 | 117 | Huruf latin u kecil |
| v | 0076 | 118 | Huruf latin v kecil |
| w | 0077 | 119 | Huruf latin w kecil |
| x | 0078 | 120 | Huruf latin x kecil |
| y | 0079 | 121 | Huruf latin y kecil |
| z | 007A | 122 | Huruf latin z kecil |
| { | 007B | 123 | Kurung kurawal buka |
| ¦ | 007C | 124 | Garis vertikal (pipa) |
| } | 007D | 125 | Kurung kurawal tutup |
| ~ | 007E | 126 | Karakter gelombang (tilde) |
| DEL | 007F | 127 | Delete |
| 0080 | 128 | Dicadangkan | |
| 0081 | 129 | Dicadangkan | |
| 0082 | 130 | Dicadangkan | |
| 0083 | 131 | Dicadangkan | |
| IND | 0084 | 132 | Index |
| NEL | 0085 | 133 | Next line |
| SSA | 0086 | 134 | Start of selected area |
| ESA | 0087 | 135 | End of selected area |
| 0088 | 136 | Character tabulation set | |
| 0089 | 137 | Character tabulation with justification | |
| 008A | 138 | Line tabulation set | |
| PLD | 008B | 139 | Partial line down |
| PLU | 008C | 140 | Partial line up |
| 008D | 141 | Reverse line feed | |
| SS2 | 008E | 142 | Single shift two |
| SS3 | 008F | 143 | Single shift three |
| DCS | 0090 | 144 | Device control string |
| PU1 | 0091 | 145 | Private use one |
| PU2 | 0092 | 146 | Private use two |
| STS | 0093 | 147 | Set transmit state |
| CCH | 0094 | 148 | Cancel character |
| MW | 0095 | 149 | Message waiting |
| 0096 | 150 | Start of guarded area | |
| 0097 | 151 | End of guarded area | |
| 0098 | 152 | Start of string | |
| 0099 | 153 | Dicadangkan | |
| 009A | 154 | Single character introducer | |
| CSI | 009B | 155 | Control sequence introducer |
| ST | 009C | 156 | String terminator |
| OSC | 009D | 157 | Operating system command |
| PM | 009E | 158 | Privacy message |
| APC | 009F | 158 | Application program command |
| 00A0 | 160 | Spasi yang bukan pemisah kata | |
| ¡ | 00A1 | 161 | Tanda seru terbalik |
| ¢ | 00A2 | 162 | Tanda sen (Cent) |
| £ | 00A3 | 163 | Tanda Poundsterling |
| ¤ | 00A4 | 164 | Tanda mata uang (Currency) |
| ¥ | 00A5 | 165 | Tanda Yen |
| ¦ | 00A6 | 166 | Garis tegak putus-putus (broken bar) |
| § | 00A7 | 167 | Section sign |
| ¨ | 00A8 | 168 | Diaeresis |
| © | 00A9 | 169 | Tanda hak cipta (Copyright) |
| ª | 00AA | 170 | Feminine ordinal indicator |
| « | 00AB | 171 | Left-pointing double angle quotation mark |
| ¬ | 00AC | 172 | Not sign |
| | 00AD | 173 | Tanda strip (hyphen) |
| ® | 00AE | 174 | Tanda merk terdaftar |
| ¯ | 00AF | 175 | Macron |
| ° | 00B0 | 176 | Tanda derajat |
| ± | 00B1 | 177 | Tanda kurang lebih (plus-minus) |
| ² | 00B2 | 178 | Tanda kuadrat (pangkat dua) |
| ³ | 00B3 | 179 | Tanda kubik (pangkat tiga) |
| ´ | 00B4 | 180 | Acute accent |
| µ | 00B5 | 181 | Micro sign |
| ¶ | 00B6 | 182 | Pilcrow sign |
| · | 00B7 | 183 | Middle dot |